Aksi Budaya 2026

Overview

Aksi Budaya 2026 adalah program strategis kementerian-kebudayaan yang diluncurkan melalui forum Indonesian Cultural Outlook 2026 pada 22 Januari 2026. Lima pilar utama memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tengah tantangan global.

“Budaya adalah unsur perekat untuk mencegah polarisasi, memelihara dialog, dan membangun rasa kebersamaan antarnegara.” — Fadli Zon

Lima Pilar

1. Diplomasi Budaya Aktif

  • Kerja sama dengan institusi budaya internasional
  • Aktivasi pusat kebudayaan Indonesia di luar negeri
  • Penguatan promosi budaya Indonesia di forum global

2. Perlindungan Kebudayaan & Tradisi

  • Penguatan museum dan literasi sejarah
  • Gerakan Pangan Lokal Nusantara
  • Fasilitasi komunitas kepercayaan adat
  • Percepatan transmisi nilai budaya dan regenerasi talenta

3. Pengembangan Ekonomi Budaya

  • Penguatan ekosistem sastra, film, musik, seni pertunjukan, dan seni rupa
  • Film dan musik sebagai industri budaya strategis berdaya saing global

4. Kolaborasi Internasional

  • Pengamanan dan digitalisasi warisan budaya
  • Penelitian museum dan konservasi koleksi
  • Pemberdayaan komunitas tradisional

5. Ketahanan Sosial Berbasis Budaya

  • Budaya sebagai instrumen menghadapi konflik global, krisis iklim, dan disrupsi teknologi

Peserta Forum

  • Perwakilan DPR RI
  • Kementerian dan lembaga terkait
  • Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO
  • Duta besar dan diplomat negara sahabat
  • Organisasi internasional

Target Terkait

  • Tempe diusulkan sebagai Warisan Dunia UNESCO
  • Pemprov Bali menyiapkan anggaran Rp1,2 triliun untuk Pusat Kebudayaan Bali